Kabupaten Sukabumi  - Sosok penulis asal Blitar Ahmad Bahar bikin gebrakan lagi setelah menulis buku berjudul "Raport Merah Sang Jendral Listyo Sigit Prabowo”.

Sebelumnya Ahmad Bahar Penulis yang sempat viral lewat buku Gibran The Next Presiden pada 2024, kembali menghadirkan karya yang diprediksi akan  memantik perdebatan publik.

Ahmad Bahar yang sedang berada di Teras Muara  palabuhanratu kabupaten Sukabumi Senin 02/02/2026, Kepada awak media menjelaskan bahwa dirinya menulis buku tersebut karena melihat dalam kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sejumlah kebijakan selama masa jabatan Kapolri dinilai kurang menjunjung nilai demokrasi.


Buku yang dia tulis juga menyoroti posisi Listyo Sigit sebagai Kapolri terlama yang menurut penulis belum mampu membawa reformasi signifikan di tubuh Polri.

Beberapa isu yang diangkat di antaranya turunnya indeks demokrasi, dugaan kriminalisasi hukum, budaya setoran, hingga istilah “no viral no justice” yang ramai diperbincangkan di masyarakat.

Ahmad Bahar menyimpulkan dalam bukunya bahwa kinerja Polri di bawah kepemimpinan Listyo Sigit mendapat nilai “merah”.

Meski demikian, ia menegaskan kritik yang disampaikan bukan bentuk kebencian, melainkan wujud kepedulian terhadap institusi Polri.

“Mengkritik Polri bukan berarti membenci, justru ini bentuk kepedulian agar korps baju coklat ini semakin baik ke depan,” tulis Ahmad Bahar dalam siaran persnya.

Penulis asal kelahiran Blitar juga akan melakukan launching Bukunya tersebut yang akan di jadwalkan berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026 pukul 15.00 WIB hingga selesai, bertempat di Galery Kopi Darmin, Jalan Duren Tiga No 7E, Pancoran, Jakarta Selatan.

Sejumlah narasumber dipastikan hadir dalam acara tersebut, di antaranya Komjen (Purn) Oegroseno dan Rismon Sianipar.