Bogor – Masyarakat Bogor Timur menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa demi menjaga stabilitas nasional. Ajakan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian warga terhadap maraknya provokasi, informasi sesat, dan potensi perpecahan yang dapat mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Masyarakat setempat menekankan bahwa situasi damai dan aman hanya dapat terwujud jika warga tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya. Provokasi maupun informasi yang menyesatkan dikhawatirkan dapat memicu gesekan dan perpecahan di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, salah seorang warga bernama Affan menyampaikan pandangannya kepada wartawan yang berada di lokasi.
“Kami sedang membahas evaluasi situasi terkini di tanah air, termasuk dua isu utama yang menjadi perhatian Presiden, yaitu pengamanan dan penanganan terhadap insiden yang sebelumnya terjadi dan berdampak pada kerusuhan di lingkungan kita, serta adanya aksi teror yang meresahkan masyarakat. Semua ini muncul akibat kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap bahaya radikalisme, provokasi, serta upaya yang memecah belah warga negara Indonesia,” ujarnya, Senin (1/12/2025).
Pernyataan Affan turut diamini oleh warga lainnya, Putra, yang berada dalam forum diskusi tersebut.
Warga menilai bahwa berita palsu, ujaran kebencian, dan provokasi di media sosial dapat dengan cepat menyebar dan memicu perpecahan jika tidak disikapi secara bijak. Karena itu, masyarakat diimbau untuk saling menghormati perbedaan, mempererat rasa persaudaraan, serta mengutamakan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan.