Sukabumi - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Junanjah Jajah Nurdiansyah, S.Pd., melaksanakan reses pertama masa sidang di Kampung Tugu, Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, tepatnya di Yayasan Miftahulkhoer Al-Istiqomah (5/Febuari/2026).

Kegiatan reses tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyerapan aspirasi masyarakat, khususnya dari pengurus yayasan dan para pendidik pendidikan nonformal. 

Dalam pertemuan tersebut, pengurus Yayasan Miftahulkhoer Al-Istiqomah menyampaikan sejumlah aduan dan kebutuhan mendesak, di antaranya belum tersedianya fasilitas MCK serta ketiadaan ruang guru, sementara jumlah peserta didik di yayasan tersebut telah mencapai lebih dari 200 murid.

Menanggapi aspirasi tersebut, H. Junanjah Jajah Nurdiansyah menyampaikan bahwa dirinya mempriolitaskan MCK Tersebut Meski memahami kondisi dan kebutuhan yayasan, namun saat ini pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan anggaran.


“Saya memahami situasi yang ada saat ini. Anggaran Kabupaten Sukabumi memang belum sepenuhnya terealisasi, dan sejak awal hingga sekarang Pak Bupati juga terus berjalan dengan program-program yang sudah direncanakan. Mudah-mudahan pada tahun 2026, ini sesuai dengan prioritas Pak Bupati, pembangunan infrastruktur bisa terus berjalan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini fokus utama pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Sukabumi masih diarahkan pada pembangunan infrastruktur jalan kabupaten, yang dinilai sangat penting untuk menunjang mobilitas dan perekonomian masyarakat.

“Kami sebagai anggota dewan saat ini juga terfokus pada infrastruktur jalan Kabupaten Sukabumi terlebih dahulu. Insyaallah, Sukabumi yang mubarakah,” tambahnya.  

Meski demikian, H. Junanjah menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan nonformal. 

Menurutnya, pendidikan nonformal memiliki peran penting sebagai cikal bakal dalam menciptakan sumber daya manusia yang terarah dan berkualitas.

“Harapan ke depannya, dunia pendidikan nonformal ini bisa lebih baik lagi. Karena dari sinilah pondasi awal dibangun untuk mewujudkan Sukabumi yang lebih baik dan lebih terarah,” pungkasnya.