Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi –04 Februari 2026 Sebuah tugu ikonik bertajuk Tugu Layur kini berdiri di wilayah Kelurahan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Tugu tersebut dibangun menggunakan anggaran pribadi Lurah Palabuhanratu, Yadi Supriyadi, sebagai bentuk kenang-kenangan atas masa pengabdiannya selama menjabat sebagai lurah.
Lurah Palabuhanratu, Yadi Supriyadi, menjelaskan bahwa pembangunan Tugu Layur tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun sumber dana pemerintah lainnya.
Seluruh biaya pembangunan sepenuhnya berasal dari dana pribadi dirinya, sebagai wujud rasa cinta dan tanggung jawab moral terhadap wilayah yang telah dipimpinnya.
“Tugu Layur ini saya persembahkan sebagai kenang-kenangan pribadi selama saya menjabat sebagai Lurah Palabuhanratu.
Ini adalah bentuk apresiasi dan rasa terima kasih saya kepada masyarakat yang selama ini telah mendukung program-program kelurahan,” ujar Yadi Supriyadi.
Pemilihan ikon ikan layur pada tugu tersebut bukan tanpa alasan. Layur merupakan salah satu hasil laut yang memiliki nilai historis dan ekonomi bagi masyarakat Palabuhanratu, khususnya bagi para nelayan.
Keberadaan tugu ini diharapkan dapat memperkuat identitas lokal serta menjadi simbol kebanggaan masyarakat pesisir.
Selain sebagai monumen kenangan, Tugu Layur juga diharapkan dapat memperindah lingkungan sekitar serta menjadi salah satu titik penanda wilayah Kelurahan Palabuhanratu. Masyarakat setempat menyambut baik keberadaan tugu tersebut karena dinilai memiliki nilai estetika sekaligus makna simbolis yang kuat.