SIMALUNGUN - Dedikasi dan kerja keras Tim Laser Unit Jatanras Satuan Reserse Kriminal Polres Simalungun patut diacungi jempol. Mereka rela begadang dan menempuh perjalanan ratusan kilometer dari Simalungun ke Medan demi menangkap sindikat pencuri tabung gas elpiji yang meresahkan masyarakat. Hasilnya? Empat pelaku berhasil diciduk dalam operasi dini hari yang dramatis.
Kanit Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun Iptu Ivan Rony Purba SH saat dikonfirmasi Rabu (3/12/2025) sekitar pukul 15.30 WIB mengungkapkan, pengejaran tersangka dimulai dari informasi yang diterima Minggu malam (30/11/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.
"Kami mendapat info akurat bahwa pelaku utama bernama Josua Situmorang sedang berada di Medan. Tim langsung bergerak melakukan penyelidikan untuk melacak keberadaannya," ujar Iptu Ivan menjelaskan awal mula pengejaran yang menegangkan.
Tim Laser yang dipimpinnya tidak menyia-nyiakan waktu. Setelah melakukan pelacakan intensif selama hampir dua hari, akhirnya mereka berhasil menemukan lokasi persembunyian para tersangka di sebuah gudang kosong di Jalan Aluminium Raya Lingkungan XX, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli.

"Penangkapan dilakukan Senin dini hari tanggal 1 Desember 2025 sekitar pukul 02.30 WIB. Kami menggerebek gudang tersebut dan mengamankan empat orang laki-laki beserta barang bukti yang mereka simpan," ungkap Iptu Ivan dengan nada bangga.
Dalam konferensi pers yang digelar di Aula Andar Siahaan Mapolres Simalungun pada Rabu pukul 11.30 WIB, Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Herison Manulang SH menjelaskan lebih detail tentang kasus yang berhasil diungkap timnya ini.
"Kasus ini berawal dari empat laporan polisi yang masuk di tiga polsek berbeda mulai Oktober hingga November 2025. Para korban kehilangan ratusan tabung gas, minyak goreng curah, bahkan sepeda motor dan uang tunai," ucap AKP Herison membuka penjelasan.
Korban pertama, Ogi Samuel Damanik, kehilangan 8 tabung gas berisi dan 2 jerigen kosong dari warungnya di Dolok Panribuan pada 20 Oktober 2025 dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Empat hari kemudian, Mangatur Silalahi kehilangan 100 tabung gas kosong dan tiga jerigen minyak goreng curah total 105 liter di Gunung Maligas.
Aksi paling merugikan terjadi pada 7 November 2025 ketika Klara Rasinta br Ginting kehilangan 10 tabung gas, sepeda motor Suzuki Swan, handphone, dan uang tunai Rp 10 juta dari rumah makannya di Pamatang Silimahuta sekitar pukul 05.30 WIB. Korban terakhir, Mardongan Asi Lumban Tobing, kehilangan 50 tabung gas berisi dan minyak goreng dari gudangnya di Purba pada 25 November 2025.