SIMALUNGUN – Gerak cepat ditunjukkan jajaran Polsek Tanah Jawa, Polres Simalungun. Dalam hitungan jam setelah peristiwa terjadi, pelaku tindak pidana pembunuhan yang mengguncang masyarakat Kecamatan Huta Bayu Raja berhasil diamankan.

Peristiwa tragis ini bermula dari kesalahpahaman sepele soal kunci sepeda motor, namun berakhir dengan hilangnya nyawa seorang pria yang ditemukan tak bernyawa di aliran sungai.

Kasi Humas Polres Simalungun, Verry Purba, saat dikonfirmasi Jumat sore (13/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB, menjelaskan kronologi lengkap kejadian tersebut.

“Personel Polsek Tanah Jawa setelah mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan penyelidikan dan diketahui terduga pelaku berinisial BS berada di rumahnya. Kemudian langsung diamankan ke Polsek Tanah Jawa guna dilakukan pemeriksaan,” ujar AKP Verry.

Kronologi Kejadian

Tragedi berdarah itu terjadi pada Selasa malam (10/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Korban, Chu Wen Lee Simanjuntak (37), bersama pelaku BS (42) dan seorang saksi berangkat dari rumah menuju Cafe Situmorang di Nagori Pulo Bayu dengan mengendarai dua unit sepeda motor.

Setibanya di lokasi, mereka memesan minuman tuak dan tiga pasang bir, lalu menghabiskan waktu sekitar dua jam sambil minum bersama.

Permasalahan muncul sekitar pukul 01.30 WIB dini hari. Korban menanyakan dan meminta kunci sepeda motornya kepada pelaku. Padahal, berdasarkan fakta yang terungkap kemudian, kunci tersebut sejak awal berada pada korban sendiri.


Kesalahpahaman ini memicu emosi pelaku.