Karawang, Jawa Barat-Kamis, 12 Februari 2026. Berbagai upaya telah dilakukan oleh para petani guna meningkatkan hasil produksi padi setiap musim nya dengan sistem pola tanam, sampai dengan penggunaan pupuk kimia secara terus menerus agar hasil panennya meningkat. Ini sudah dilakukan para petani, akan tetapi hasilnya biasa saja, dan cenderung malah meningkatkan biaya produksi. 

Oleh karena itu Pupuk Organik Cair (POC) Pintara, hadir di Indonesia dalam rangka membantu para petani untuk menurunkan biaya produksi, dan meningkatkan hasil panen. Sehingga para petani sejahtera, dan program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto pun dapat tercapai. Pupuk Pintara adalah Pupuk Organik Cair Nabati dengan teknologi nano Jepang Premium, yang siap saji, yang bisa membantu menurunkan pemakaian pupuk kimia dan pestisida hingga 70%, memperkuat imunitas tanaman, dan memperbaiki struktur tanah, sehingga hasil panen lebih optimal. Pupuk ini kaya unsur hara makro dan mikro, sehingga bisa membantu mempercepat pertumbuhan dari vegetatif hingga generatif, dan dapat dicampur dengan pestisida.

Tim Pupuk Organik Cair Pintara dari Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Willi Fitor' S mengatakan bahwa pupuk ini menggunakan teknologi nano yang berfungsi untuk membantu penyerapan nutrisi dan unsur hara secara cepat, membantu padi menghasilkan bulir yang lebih berbobot, sehingga bisa meningkatkan produksi (hasil panen) secara signifikan.


"Pupuk Organik Cair Pintara dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia konvensional hingga 60-70%, menjadikannya solusi hemat dan ramah lingkungan, dapat meningkatkan ketahanan tanaman padi terhadap serangan hama, penyakit, dan stres akibat cuaca ekstrem," Tambah Willi. 

Lebih lanjut Willi menjelaskan bahwa Pupuk Pintara ini menggunakan teknologi nano, sehingga unsur hara dan nutrisi nya bisa langsung diserap oleh inti sel akar, batang, dan daun tanaman, tanpa perlu fotosintesis intensif, membuat tanaman cepat tumbuh dan tidak stagnan.

Membantu memperbaiki unsur kimia, fisik, dan biologi tanah yang mulai rusak, menjadikannya lebih subur kembali.

"Cara penggunaannya pun sangat mudah, langsung larutkan 1 sachet Pintara (10 ml) ke dalam 20 liter air (1 tangki semprot), kemudian langsung semprotkan ke tanaman (daun dan batang) atau siram ke akar tanaman setiap 7 hari sekali, dapat dicampur langsung dengan pupuk kimia dan pestisida," Lanjut Willi. 

"Semoga dengan hadirnya Pupuk Pintara di Indonesia ini, bisa membantu para petani untuk menurunkan biaya produksi, dan meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panennya. Sehingga petani di seluruh Indonesia bisa sejahtera, dan Program Ketahanan Pangan Bapak Presiden Prabowo Subianto pun dapat tercapai dengan maksimal. Petani Pintar, Pakai Pupuk Pintara," Tutup Willi. 

WILLI FITOR' S