Sukabumi, 28 Februari 2026 – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Komisi IX DPR RI Fraksi PKB menggelar kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan yang dilaksanakan di Aula Pondok Pesantren Asalam, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Pada Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB , Zainul Munasichin, M.A., sebagai narasumber utama, serta perwakilan dari Kementerian Kesehatan RI. Acara tersebut diikuti oleh unsur tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, perangkat desa, pengelola fasilitas kesehatan, serta para santri dan masyarakat sekitar.

Penguatan Sistem Rujukan Berjenjang

Dalam sambutannya, perwakilan Kementerian Kesehatan RI menegaskan bahwa penguatan sistem rujukan merupakan bagian penting dari transformasi sistem kesehatan nasional. 

Sistem rujukan yang efektif dan terintegrasi akan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan medisnya, mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama hingga rumah sakit rujukan lanjutan.


“Pelayanan kesehatan rujukan harus cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan baik agar pasien mendapatkan penanganan optimal. Transformasi layanan rujukan menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan nasional,” ujar perwakilan Kementerian Kesehatan.

Program pengembangan ini mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan, penguatan sarana dan prasarana, digitalisasi sistem rujukan, serta peningkatan koordinasi antar fasilitas pelayanan kesehatan.

Peran DPR RI dalam Pengawasan dan Dukungan Kebijakan Dalam pemaparannya, Zainul Munasichin, M.A. menyampaikan bahwa Komisi IX DPR RI memiliki fungsi pengawasan dan penganggaran terhadap program-program kesehatan pemerintah. 

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memastikan kebijakan pelayanan rujukan berjalan efektif.

“Kami di Komisi IX DPR RI terus mendorong agar pelayanan kesehatan rujukan semakin merata dan berkualitas, terutama di daerah-daerah.